Jodoh, cinta dan takdir!

The course of true love never did run smooth.”

-William Shakespeare-

Well, ini adalah sedikit curhatan gue soal ‘cinta’. Mengutip pesan yang disampai’in sama om Shakespeare, bahwa rasanya emang benar banget kalo yang namanya cinta itu nggak pernah ada yang bisa berjalan mulus sesuai dengan apa yang kita harapkan. 

Bagaimana dengan kisah cinta kalian? Pada dasarnya gue sendiri percaya bahwa tuhan sudah menanamkan rasa cinta kepada setiap umat manusia sejak lahir. Hanya saja, kita gak pernah tau berapa besar dan seberapa hebat kekuatan cinta itu sendiri menancap di hati seseorang terhadap suatu objek tertentu, baik itu orang tua, pacar, tuhannya, suami or istri, mobil kesayangan, dll… Hingga rasa akan sayang terhadap sesama manusia itu sendiri.

Tapi anehnya, cinta itu juga dapat diperoleh dimana saja bahkan bisa sampai disalahgunakan. Penyalahgunaan akan cinta? Yes, mungkin contoh konkretnya adalah orang yang merasa dikhianati oleh pasangannya karena mempunyai rasa cinta juga terhadap orang lain (selingkuh). Lalu pertanyaannya adalah, apakah menyebarkan dan memiliki rasa cinta terhadap orang lain meski kita sudah memiliki tambatan hati itu adalah salah? Menurut gue, mungkin jawabannya ada pada kata ‘sejati’. Cinta sejati yang berkaitan erat dengan ikrar, tapi ada juga cinta sejati yang tidak butuh berikrar. Mengalir aja terus gitu sampai mati, ada.

Lalu bagaimana hubungan cinta dengan sayang? Apakah cinta itu sama dengan sayang atau sayang tapi nggak begitu cinta. Seperti, gue sayang sama lo… elo.. And eloo.. and eloo juga.. Tapi cinta gue cuma sama dia! #eh. Sementara dibalik itu, cinta sejati sendiri berkaitan erat dengan kata ‘jodoh.’ Kemudian pertanyaannya adalah, sejauh mana sebuah pasangan bisa lama bertahan.. mempertahankan istilah yang mungkin pernah mereka sebut pertama kali begitu habis melangsungkan pernikahan ke teman-teman atau sodaranya bahwa kita adalah jodoh. And then, nggak lama selang beberapa bulan atau tidak lebih dari genap satu atau dua tahun pun akhirnya mereka pisah, udahan. Statusnya widowed or divorced. Apa lo masih mau bilang kalo cinta lo itu adalah jodoh?

Dan menurut gue lagi, sepasang kekasih itu baru bisa dibilang jodoh kalo termnya sudah sampai ditinggal mati. Habis itu lo cari jodoh lagi deh. Eyyaa… !! Confusing nggak sih?!

Gimana menurut lo? 

One thought on “Jodoh, cinta dan takdir!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s