Single, Availabe, But Can’t Build a New Relationship Yet!


“Arrgghhhh… Udaahh kebelet bangettt pengen nikaaahhhh….!! Hiks!”

Apa daya tangan tak sampai, mungkin ini yang sering banget terdengar sama cowok atau cewek yang sudah kebelet banget pengen married, tapi belum juga kesampaian. Salah satu contohnya adalah gue. Yah, gue!

Rasa sedih bercampur cemas ketika target waktu atau harapan kita untuk menikah pada titik usia tertentu yang sudah dijadikan sebuah patokan ternyata sudah melampaui batas atau tidak kesampaian. Banyak yang bilang bahwa untuk menjadi seorang cowok umur berapa pun kalau belum menikah itu masih nggak apa-apa dan tidak masalah. Namun disatu sisi, ada juga yang berkata sebaliknya.. Dengan mengeluarkan ucapan,

“lo kapan mau nikah? Kalo gue sih nggak mau ribet, kasihan sama anak gue nanti kalo telat nikah?,” sindir seorang teman.

Yap, honestly.. usia gue saat ini sudah menginjak umur 31 th. Dan kebanyakan dari semua teman-teman seumuran gue  kurang lebih mereka sudah punya dua orang anak, mapan, karir lancar dan hidup sukses, mmm… Ya, penghasilannya sudah bisa menghidupi satu orang istri berikut dua orang anak. Dan, teman-teman gue yang sudah pada nikah ini bermacam-macam. Ada yang dengan penghasilan secukupnya dia bisa menikah, ada yang belum berpenghasilan tapi sudah menikah karena MBA–uppss! bahkan ada juga yang karirnya melejit sukses tapi sampai sekarang belom juga menikah.

Mari kita perhatikan lagi baik-baik, terkait tulisan gue sebelumnya soal ‘jodoh, cinta, dan takdir,’ masyarakat indonesia pada umumnya lebih banyak memaksakan diri untuk menikah dengan alasan menghindari zinah, prestige social, dan waktu namun apabila kita lihat dari segi kondisi finansial or kehidupan ekonominya  bisa dibilang masih banyak yang belum layak atau berada dibawah rata-rata. Maka dampaknya adalah jangan heran kalau data terakhir yang didapat berdasarkan pengadilan agama bahwa persentase angka perceraian di indonesia per tahun 2016 memasuki peringkat tertinggi di dunia yakni meningkat menjadi 80%. Dan wajib kita ketahui juga bahwa kebanyakan kasus perceraian tersebut dilakukan oleh pasangan berusia muda dibawah 35 th.

Dilema antara waktu dan kondisi finansial menjadi penentu seseorang untuk melangsungkan pernikahan.

Nikah aja dulu, nanti rezeki ngikutin,”

pepatah mayoritas orang indo yang mengandalkan kelangsungan hidup rumah tangga dari sebuah pernikahan, dengan harapan mencari keberuntungan yang bisa diraih setelah menikah meski kondisi keuangan masih tidak stabil. Ya, The most important thing to keep your relationship dalam berumah tangga is… adanya kerjasama dan menjalin komunikasi yang baik antar pasangan, kemudian bersyukur. Sayangnya, kebanyakan pasangan muda di negeri kita cuman ngebet or kebelet pengen nikah, mementingkan ego, sehingga ujungnya adalah setelah satu bulan melahirkan baby, alhasil cerai (diambil dari kisah pengalaman teman gue).

Selain kondisi keuangan, nilai kesetiaan seorang pasangan pun kemudian menjadi pemicu perceraian. Menjadi satu hal lagi yang mesti kita perhatikan baik-baik sebelum menerima lamaran pernikahan.. Apakah calon pasangan kita benar-benar orang yang baik, setia, bisa dipercaya, dan memang didatangkan oleh tuhan untuk kita.

Nah, dua hal inilah yang sebenarnya perlu kalian ketahui alasan kenapa gue belum menikah. Pacarin anak orang aja udah nggak bisa apalagi nikahin seorang perempuan. Ya, belum bisa menikahi seseorang.. Selain soal kondisi keuangan yang belum mumpuni untuk standar menjalin pernikahan, kesetiaan seorang cewek pun menjadi satu penilaian penting untuk menjalankan hubungan yang lebih serius nantinya.

Cewek yang kaya gimana sih yang cocok untuk dijadiin istri?

Yes, cewek yang cocok itu adalah yang nggak cuman sayang sama kita aja tapi juga bisa sayang sama orangtua kita, saudara-saudara kita, pengertian, dan bisa mau kerjasama dalam membina rumah tangga untuk terus menjadi lebih baik dari yang ada sebelumnya. Gue yakin tipikal cewek kaya gini masih ada terselip dibeberapa negara, termasuk negara kita tercinta, Indonesia. He he. Dan kalo kalian mau mempertanyakan soal kesetiaan tentang gue? Eung.. Doaian aja! Berharap supaya gue bisa segera nikahin seseorang yang gue mimpikan. Ha ha. Amiin..

Cheers!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s